<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>catatan perjalanan</title>
	<link>http://alabarokms.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 00:14:55 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Kujajaki</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/12/09/kujajaki/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/12/09/kujajaki/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Dec 2009 00:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/12/09/kujajaki/</guid>
		<description><![CDATA[	dalam senyap kumenelisik keliang bilik 
	mengintai jejak artepak yang lenyap
	di timur laut, ku memangut
	karena para jangkrik memanggil&nbsp;
	di tengah gumpalan kabut menyisakan basah di dedaunan
	tak hiarau,
	tak berlabuh
	ia
	entah di samudr mana ia bersandar?
	entah di selat mana ia terkapar?
	ku kabarkan persembunyian telah berakhir&nbsp;
	tetagedi kita telah merdeka
	walau masih menyisakan kemelaratan
	&nbsp;
	&nbsp;
	maka selepas saja teropong-teropong&nbsp;
	ku tancapkan di puncak gunung yang menjulang
	menelusur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify">dalam senyap kumenelisik keliang bilik </p>
	<p align="justify">mengintai jejak artepak yang lenyap</p>
	<p align="justify">di timur laut, ku memangut</p>
	<p align="justify">karena para jangkrik memanggil&nbsp;</p>
	<p align="justify">di tengah gumpalan kabut menyisakan basah di dedaunan</p>
	<p align="justify">tak hiarau,</p>
	<p align="justify">tak berlabuh</p>
	<p align="justify">ia</p>
	<p align="justify">entah di samudr mana ia bersandar?</p>
	<p align="justify">entah di selat mana ia terkapar?</p>
	<p align="justify">ku kabarkan persembunyian telah berakhir&nbsp;</p>
	<p align="justify">tetagedi kita telah merdeka</p>
	<p align="justify">walau masih menyisakan kemelaratan</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify">maka selepas saja teropong-teropong&nbsp;</p>
	<p align="justify">ku tancapkan di puncak gunung yang menjulang</p>
	<p align="justify">menelusur ketiap riak sungai&nbsp;</p>
	<p align="justify">menelisik ke kecelah dedaunan rimba</p>
	<p align="justify">tak habis ku menanti sejumlah kata di muara </p>
	<p align="justify">hingga terlukis di sayap angsa penghuni rimbun bakau-bakau</p>
	<p align="justify">yang ditakuti kawanan ikan-ikan kecil</p>
	<p align="justify">tapi</p>
	<p align="justify">kemana ia pergi. aku masih menanti</p>
	<p align="justify">sampai ia berbalik hati.</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;</p>
	<p align="justify">Pasir Rokok, 09 Desember 2009 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/12/09/kujajaki/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Menimba Kenangan</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/30/menimba-kenangan/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/30/menimba-kenangan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Nov 2009 06:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Petualangan Kita</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/30/menimba-kenangan/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
	Proses hidup di SMA memang terasa antara panjang dan pendek waktu. Bagaimana tidak kita merasa proses tersebut begitu panjang ketika kita merasakan lika liku kehidupan di SMA yang kadang tidak mengasikan seperti saja kita seolah merasakan hidup di SMA terasa panjang. namun itulah proses hidup bagaimana pun juga kita harus lalui walau antara pahit dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="justify">&nbsp;</div>
	<div align="justify">&nbsp;</div>
	<div align="justify">&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00023.jpg" /></div>
	<div align="justify">Proses hidup di SMA memang terasa antara panjang dan pendek waktu. Bagaimana tidak kita merasa proses tersebut begitu panjang ketika kita merasakan lika liku kehidupan di SMA yang kadang tidak mengasikan seperti saja kita seolah merasakan hidup di SMA terasa panjang. namun itulah proses hidup bagaimana pun juga kita harus lalui walau antara pahit dan manis sekali-kali terasa tetapi, jangan salah dengan proses pahit kadang banyak memberikan pelajaran perjuang, pendewasaan&nbsp; pada ketika kita mempunyai keinginan dengan berbagai perjuangan yang sangat sulit sekali. Akan tetapi ketika kita telah menggapinya kita seolah seperti menikmati air setelah mencapai puncak gunung yang kita daki, bahkan lebih dari itu.</div>
	<div align="justify">Seperti saja kita nikmati masa perjuangan selama tiga tahun di SMA tentu banyak rasa pahit yang ternikmati dalam perjuangan tersebut. Masa kepahitan itu sebenarnya karena kepekaan batin kita misal gagal mendapatkan nila yang diharapkan, bahkan putus hubungan dengan kekasihnya, kecelakaan yang menimpa diri dan keluarga, kenapitnah yang menjadikan sok berat babarapa saat dan lain sebagianya. Namun semua itu tidaklah seberapa apabila iman kita selalu dipertebal dengan merenung dan berzikir tentunya yang menjadikan bagian meditasi untuk menenangkan serta menjawab masalah hidup kita keselanjutnya.</div>
	<div align="justify">Akan tetapi, kita sendiri kadang rindu dengan kepedihan ketika kita telah melewati masa perjuangan ,walau pun kita masih dihadapkan dengan kepahitan. Mungkin tentang makanan yang kita makan dulu&nbsp; si Kangkng got yang hidup memberikan banyak kelayakan gizi pada si prihatin.Selanjutnya itulah pelajaran hidup yang perlu kita hadapi dengan iman kita. kalau kita mampu mengapdet iman kita dengan aneka perenungan tentu kita akan selalu melaju dengan lebih dewasa menghadapi hidup kita.</div>
	<div align="justify">&nbsp;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/30/menimba-kenangan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Foto Budaya Debus</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/foto-budaya-debus/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/foto-budaya-debus/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 03:32:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
	<category>Petualangan Kita</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/foto-budaya-debus/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
	&nbsp;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00128.jpg" /></p>
	<p>&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00131.jpg" /></p>
	<p>&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00138.jpg" /></p>
	<p>&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00136.jpg" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/foto-budaya-debus/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Melestarikan Seni Budaya</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/melestarikan-seni-budaya/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/melestarikan-seni-budaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 03:22:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Ragam Karya Siswa</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/melestarikan-seni-budaya/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	&nbsp;
	walaupun Upacara Ada yang diselenggarakan di tiap-tiap SMA hanya setahun sekali tetapi, ada hikmah yang tiada terkira bagi SMA Negeri 1 Ciomas. Pasalnya upacara adat yang menjadikan bagian atau rangkaian puncak acara penglepasan SMAN 1 Ciomas ini dalam desain upacara adatnya diambil dari seni krasi Jaipongan dan pencak silat serta dihiasi dengan pristiwa teater melalui [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<div align="justify">&nbsp;</div>
	<div align="justify">&nbsp;<img height="135" border="0" width="180" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-Img00016.jpg" /></div>
	<div align="justify">walaupun Upacara Ada yang diselenggarakan di tiap-tiap SMA hanya setahun sekali tetapi, ada hikmah yang tiada terkira bagi SMA Negeri 1 Ciomas. Pasalnya upacara adat yang menjadikan bagian atau rangkaian puncak acara penglepasan SMAN 1 Ciomas ini dalam desain upacara adatnya diambil dari seni krasi Jaipongan dan pencak silat serta dihiasi dengan pristiwa teater melalui Ua Lengser dan&nbsp; Dalang. </div>
	<div align="justify">Susunan upacara adat yang dipandu oleh bapak Saefullah dengan Ua Lengser Iim, para dayang Susilawati,Ucu dkk, Umbul-umbul Rohmat, dkk ini dalam pelaksanaannya begitu hidmat. Seperti semuanya tersaji sangat mudah padahal dalam perosesnya sungguh rumit lagi jelimet terutama pada anak-anak yang belum mampu berdisiplin dalam menjalankan latihan.</div>
	<div align="justify">Susunan upacara adat ini sengaja disajikan dengan gerak tari Jaipong dan tari Genda Pencak agar para penonton mengetahui seni budaya yang selama ini mereka tinggalkan. Entah siapa yang salah? yang jelas untuk itu kita tidak perlu mencari titik salah, yang sekarang kita lakukan adalah berbuat mengenalkan tradisi tersebut tahap demi tahap mereka mau bertanggungjawab menerima tradisi karya orang tua mereka agar tidak punah dimakan ketidak tahun mereka. </div>
	<div align="justify">buka kita alerji dengan kesenian masa kini tetapi, minimal kesenian yang telah dibangun beberapa abad yang lalu itu tetap lestari dan yang ada di masa kini tetap kita pelajari menjadikan kita bangsa yang tidak ketinggalan jaman dengan perkembangan budaya. Akan tetapi, berkewajiban memberikan wawasan tenang akar budaya yang diminati generasi masa kini, berujung pada generasi yang sejarah dan budaya. Karena mengetahui budaya di masa lalu berarti suatu usaha mengetahui sejarahnya juga.&nbsp;</div>
	<div align="justify">Dengan langkah tersebut di atas kita tidak perlu khawatir dengan pengambilan hak paten budaya kita yang beberapa bulan yang lalu tergarap oleh Malaysia. Walaupun, alasanya setelah terjadi itu kesalahan Discovery Cenel. tetapi begaimanapun juga kita telah kecolongan beberapa langkah yang dengan peristiwa tersebut, jadikalah pelajaran untuk Indonesia yang arif dan bijaksana dalam melestarikan budaya bangsa pada generasi masa kini. </div>
	<div align="justify">&nbsp;</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/07/melestarikan-seni-budaya/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sangkuriang</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/05/sangkuriang/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/05/sangkuriang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 10:05:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Ragam Karya Siswa</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/05/sangkuriang/</guid>
		<description><![CDATA[	 &lt;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><!--[if gte mso 9]><xml>  <w :WordDocument>   </w><w :View>Normal</w>   <w :Zoom>0</w>   <w :PunctuationKerning/>   <w :ValidateAgainstSchemas/>   <w :SaveIfXMLInvalid>false</w>   <w :IgnoreMixedContent>false</w>   <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w>   <w :Compatibility>    <w :BreakWrappedTables/>    <w :SnapToGridInCell/>    <w :WrapTextWithPunct/>    <w :UseAsianBreakRules/>    <w :DontGrowAutofit/>   </w>   <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w>   </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>  <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156">  </w> </xml>< ![endif]--><!--[if !mso]><object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></object> <style> st1\:*{behavior:url(#ieooui) } </style> < ![endif]--> &lt;!&#8211;  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:Wingdings; 	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; 	mso-font-charset:2; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:63340277; 	mso-list-template-ids:-1331892264;} @list l0:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l0:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l0:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l1 	{mso-list-id:93865211; 	mso-list-template-ids:827870224;} @list l1:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l1:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l1:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2 	{mso-list-id:182402957; 	mso-list-template-ids:-1349611496;} @list l2:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l2:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l2:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l2:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l3 	{mso-list-id:185293919; 	mso-list-template-ids:-491851242;} @list l3:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l3:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l3:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l4 	{mso-list-id:185363241; 	mso-list-template-ids:-1046043730;} @list l4:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l4:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l4:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l5 	{mso-list-id:361632566; 	mso-list-template-ids:-2075877928;} @list l5:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l5:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l5:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l6 	{mso-list-id:431710370; 	mso-list-template-ids:81586286;} @list l6:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l6:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l6:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l7 	{mso-list-id:633870156; 	mso-list-template-ids:-278487338;} @list l7:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l7:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l7:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l8 	{mso-list-id:757478847; 	mso-list-template-ids:1417304902;} @list l8:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l8:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l8:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l9 	{mso-list-id:805204657; 	mso-list-template-ids:1802955600;} @list l9:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l9:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l9:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l10 	{mso-list-id:873081992; 	mso-list-template-ids:1084119108;} @list l10:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l10:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l10:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l11 	{mso-list-id:1186603466; 	mso-list-template-ids:-445897876;} @list l11:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l11:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l11:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l11:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l12 	{mso-list-id:1323973014; 	mso-list-template-ids:-171696234;} @list l12:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l12:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l12:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l13 	{mso-list-id:1549142483; 	mso-list-template-ids:1165232574;} @list l13:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l13:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l13:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l14 	{mso-list-id:1643466077; 	mso-list-template-ids:1635146462;} @list l14:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l14:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l14:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l14:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l15 	{mso-list-id:1927959015; 	mso-list-template-ids:-1461546724;} @list l15:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l15:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l15:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l16 	{mso-list-id:2138595639; 	mso-list-template-ids:-1943271038;} @list l16:level1 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:36.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Symbol;} @list l16:level2 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:o; 	mso-level-tab-stop:72.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:&quot;Courier New&quot;; 	mso-bidi-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @list l16:level3 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:108.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} @list l16:level4 	{mso-level-number-format:bullet; 	mso-level-text:; 	mso-level-tab-stop:144.0pt; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-18.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	font-family:Wingdings;} ol 	{margin-bottom:0cm;} ul 	{margin-bottom:0cm;} &#8211;&gt; <!--[if gte mso 10]> <style>  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&#8221;Table Normal&#8221;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&#8221;"; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} </style> < ![endif]--><br />
<p align="center"><strong>Karya UTUY TATANG SONTANI</strong></p>
	<p align="center"><strong /><img height="223" width="373" border="0" alt="" src="http://alabarokms.blogsome.com/images/thumb-IMG0229A.jpg" /></p>
	<p align="center"><strong><br /></strong></p>
	<p align="center"><strong>Malam hari</strong></p>
	<p>LAKONPERTAMA</p>
	<p>Di halaman rumah. Sayup-sayup sampai di kejauhan terdengar suara gemuruh</p>
	<p>Dayang Sumbi keluar dan rumah dengan suluh ditangan</p>
	<p>1. DAYANG SUMBI: Rasa-rasa dalam mimpi bahwa di malam ini sedang diciptakan telaga beserta perahunya, dimana aku akan berlayaran sebagai istri dan anakku sendiri Rasa-rasa dalam mimpi bahwa tadi aku dipinang anakku dan nanti akan menjadi ibu dari cucuku sendiri Ah, satu diantara dua :&nbsp; aku atau anakku, itulah yang sebenarnya bermimpi di malam ini Dan karena kini asal tadi dan bakal nanti, maka siapa yang bermimpi malam ini, itulah yang besok pagi kesiangan, itulah pemimpi sepanjang jaman</p>
	<p>BUJANG MUNCUL</p>
	<p>2. DAYANG SUMBI: Bagaimana ? Apa yang nampak di mata ?</p>
	<p>3. BUJANG : Bagai tenaga raksasa yang dicurahkan.</p>
	<p>4. DAYANG SUMBI: Bagaimana ?</p>
	<p>5. BUJANG : Bumi gemuruh pohon-pohon pada tumbang batu-batu berg ulingan membendung air, Dilanda air Dan siapa yang mengerjakan haiam tidak kelihatan Tapi yang tidak bisa dipungkin lagi telaga luas akan segera terbukti</p>
	<p>6. DAYANG SUMBI: Dan perahu ?</p>
	<p>7. BUJANG : Itupun hampir selesai kita tidak boteh lalai Mang Aida Lepa dan kawan-kawannya, mesti segera diminta datang</p>
	<p>9. BUJANG : Baik, Nyai, biar sekarang juga bibi bangunkan semua</p>
	<p>BUJANG TURUN</p>
	<p>10. DAYANG SUMBI: Riuh gemuruh dikejauhan, alamat telaga sedang dibangun. Riuh gemuruh di dalam dadaku, karena hati naik turun Ah, hatiku ! hati manusia yang tahu tiada upaya, tapi juga hati seoiang ibu yang diancam bahaya Sebagai manusia, Ya. Dewata Hatiku turun ke bawah telapak kaki-Mu, hidmat menyembah kebesaran-Mu, menyerah mengalah kepada kehendak-Mu yang benar selalu Tapi sebagai ibu, </p>
	<p>ya, anakku !</p>
	<p>Hatiku naik ke atas puncak citamu,</p>
	<p>keras menolak keingmanmu,</p>
	<p>bertindak</p>
	<p>berontak menentang kebenaranmu</p>
	<p>yang tiada benar bagiku</p>
	<p>BUJANG MUNCUL DIIRINGI ARDA LEPA DAN KAWAN-KAWAN</p>
	<p>11. ARDA LEPA : Ada apa, Nyai ?</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>kami dipanggil di malam sepi ?</span></p>
	<p>12. DAYANG SUMBI: Mamang, malam ini</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->&sect;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>bukan malam sepi.</span></p>
	<p>Malam ini malam yang seram</p>
	<p>malam yang berat mengancam</p>
	<p>Anakku Sang Kuriang</p>
	<p>mulai tadi siang</p>
	<p>menyatakan pendapatnya</p>
	<p>yang tidak disangka-sangka</p>
	<p>Dia tidak mau percaya</p>
	<p>bahwa mi bukan ibunya</p>
	<p>13. ARDA LEPA : Tapi jika semua orang</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>sependapat dengan Sang Kunang,</span></p>
	<p>apa yang hendak kite katakan, kawan?</p>
	<p>Kita semua tidak menyaksikan</p>
	<p>kapan Sang Kunang dilahirkan,</p>
	<p>bukan?</p>
	<p>14. BERSAMA : Biar buta I Biar mati!</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Tak pernah kita mengetahui.</span></p>
	<p>15. DAYANG SUMBI: Memang, kalau semua orang</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->&sect;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>sependapat dengan Sang Kuriang,</span></p>
	<p>itu terserah kepada mereka</p>
	<p>Tapi bagiku aku adalah ibunya.</p>
	<p>Kalau aku bukan ibu Sang Kuriang</p>
	<p>aku tidak akan menolak dia meminang.</p>
	<p>Dan mamang sekarang</p>
	<p>tidak akan diminta datang</p>
	<p>Apakah mamang setuju</p>
	<p>anak mengawini ibu ?</p>
	<p>16. ARDA LEPA : Anak mengawini ibu ?</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Yey, itu tidak lucu !</span></p>
	<p>17. BERSAMA : Itu mesti disapu !</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Lebih haram dan jinah !</span></p>
	<p>Lebih hewan dari hewan !</p>
	<p>18. ARDA LEPA : Kalau betul Nyai ibu Sang Kunang</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>kalau betul Sang Kuriang meminang</span></p>
	<p>Sang Kunang mesti kami buang !</p>
	<p>Kalau tidak,</p>
	<p>kami semua ikut berjinah</p>
	<p>Kami menjadi hewan.</p>
	<p>19. DAYANG SUMBI: Nantidulu</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->&sect;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Dengar dulu!</span></p>
	<p>Sebagai ibu yang kasih sayang teRhadap</p>
	<p>anak, pinangan anakku tidak terangterangan</p>
	<p>ditolak,</p>
	<p>Aku berjanji mau kawin dengan dia,</p>
	<p>asal besok ban sedia perahu dan telaga,</p>
	<p>Ternyata sekarang</p>
	<p>Perahu dan telaga sudah hamper siap</p>
	<p>Berarti Sang Kuriang</p>
	<p>akan dapat memenuhi permintaan ku.</p>
	<p>20. ARDA LEPA : Jadi sekarang Nyai ingin</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>supaya tidak jadi kawin ?</span></p>
	<p>supaya peiahu dan telaga</p>
	<p>besok tidak bukti ?</p>
	<p>21 DAYANG SUMBI: Betul.</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->&sect;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Karena itu ku menginginkan</span></p>
	<p>supaya kalian membakar hutan,</p>
	<p>biar apinya bersinar-sinar;</p>
	<p>menyerupai sinar fajar,</p>
	<p>biar anakku Sang Kuriang</p>
	<p>Melihat siang akan mendatang !</p>
	<p>biar maksudnya diurungkan,</p>
	<p>lantaran merasa kesiangan</p>
	<p>22. ARDA LEPA : Ai, ai, Nyai ingin</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Sang Kunang diajak bermam ?</span></p>
	<p>Itu lucu !</p>
	<p>23. BERSAMA : Tapi apa mungkin ?</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>Sang Kuriang lain dan yang lain</span></p>
	<p>24. DAYANG SUMBI: Sang Kuriang memang lain dari yang lain</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>tapi Sang Kuriang manusia</span></p>
	<p>Dan kepada manusia aku tetap yakin:</p>
	<p>ada Dewata dalam dirinya</p>
	<p>Dan selama ada Dewata</p>
	<p>di dalam din manusia</p>
	<p>kewajiban kita</p>
	<p>bukan menundukan membmasakan</p>
	<p>tapi menyalakan api keDewataan</p>
	<p>yang bersemayam di tubuh lawan</p>
	<p>Semoga api pembakar hutan</p>
	<p>menjadi api kedewataan</p>
	<p>yang bersinar terang-benderang</p>
	<p>dalam tubuh Sang Kunang !</p>
	<p>25 ARDALEPA : Bagaimana kawan.</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>kita sekarang membakar hutan ?</span></p>
	<p>26. BERSAMA : Asal terang</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>ada anak memang ibu</span></p>
	<p>27. ARDA LEPA : Yang sudah terang</p>
	<p class="MsoNormal"><!--[if !supportLists]-->&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>&nbsp;</span></p>
	<p><!--[if !supportLists]-->o<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span><!--[endif]--><span>semua manusia adalah satu</span></p>
	<p>Orang lain masih kita juga.</p>
	<p>Karena itu,</p>
	<p>marilah kita ajak Sang Kuriang</p>
	<p>bermain bersama kita</p>
	<p>dengan api di tangan kita</p>
	<p>Inilah panggilan kita</p>
	<p>di dalam hidup bersama</p>
	<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/11/05/sangkuriang/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Dari Laut</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/dari-laut/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/dari-laut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 11:58:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/dari-laut/</guid>
		<description><![CDATA[	 	&lt;!&#8211; 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;

	 
	Dari laut  
	Sepasang sungai kau pertemukan
	Di pesisir tak sirna bumbu pertanyaan
	Yang siap bergemuruh bersama ombak silih berganti
	Di liang bilik para kiai
	Dalam memapar dakwah-dakwah tentang para istri
	Yang nyantri
	Dalam mengumpulkan kalimat-kalimat baktinya
	Ia menjawab tanpa basa basi tabir merenggut
	Akan bukti yang telah dijelajahi para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> 	&lt;!&#8211; 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;
<p><strong><br /></strong></p>
	<p> </p>
	<p><font>Dari laut </font> </p>
	<p><font>Sepasang sungai kau pertemukan</font></p>
	<p><font>Di pesisir tak sirna bumbu pertanyaan</font></p>
	<p><font>Yang siap bergemuruh bersama ombak silih berganti</font></p>
	<p><font>Di liang bilik para kiai</font></p>
	<p><font>Dalam memapar dakwah-dakwah tentang para istri</font></p>
	<p><font>Yang nyantri</font></p>
	<p><font>Dalam mengumpulkan kalimat-kalimat baktinya</font></p>
	<p><font>Ia menjawab tanpa basa basi tabir merenggut</font></p>
	<p><font>Akan bukti yang telah dijelajahi para lelaki</font></p>
	<p><font>Blingsing blingsatan akan wanita</font></p>
	<p><font>Yang tanpa dipikir cinta atau tidak</font></p>
	<p><font>Ketika ijab di mata saksi</font></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>Pandeglang, 2009 </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/dari-laut/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Paruh Baja</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/paruh-baja/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/paruh-baja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2009 11:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/paruh-baja/</guid>
		<description><![CDATA[	 	&lt;!&#8211; 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;

	Untuk Ibu Nenden Lilis
	 
	Di atas kepala mengepal  
	Mata melesat, tersenyum lepas
	Dalam mimbar berbagi cerita, untai
	demi untai menyibak layar negri ziran
	Tanpa harap benih-benih padi siap tunai  
	di pematang.
	Walau si kuda jantan miliknya terkulai
	Dipungut bumi, di bungkus kapan
	Yang lalu
	Kini tinggal bersama lahat-lahat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> 	&lt;!&#8211; 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } 	&#8211;&gt;
<p><strong><br /></strong></p>
	<p><font><strong>Untuk Ibu Nenden Lilis</strong></font></p>
	<p> </p>
	<p><font>Di atas kepala mengepal </font> </p>
	<p><font>Mata melesat, tersenyum lepas</font></p>
	<p><font>Dalam mimbar berbagi cerita, untai</font></p>
	<p><font>demi untai menyibak layar negri ziran</font></p>
	<p><font>Tanpa harap benih-benih padi siap tunai </font> </p>
	<p><font>di pematang.</font></p>
	<p><font>Walau si kuda jantan miliknya terkulai</font></p>
	<p><font>Dipungut bumi, di bungkus kapan</font></p>
	<p><font>Yang lalu</font></p>
	<p><font>Kini tinggal bersama lahat-lahat tak bertuan</font></p>
	<p><font>Seperti saja usai berzarah memungut kata</font></p>
	<p><font>Yang tak habis</font></p>
	<p><font>dan sanggup melukisnya dari jaman ke jaman</font></p>
	<p><font>Dengan paruh baja ia sulut apinya menyengat</font></p>
	<p><font>cemburu para wanita</font></p>
	<p><font>Yang tak sempat banyak diberi restu kakanda</font></p>
	<p><font>Ia pun tersenyum ketika menatap langit sunggasanaNya.</font></p>
	<p> </p>
	<p> Cisitu, Mei 2009</p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
	<p> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/paruh-baja/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ratap</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/10/ratap/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/10/ratap/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 09:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/10/ratap/</guid>
		<description><![CDATA[	 &lt;!&#8211;  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} &#8211;&gt; 
Kini telah lunas
	Hutan firdaus dimata mayapada
	Tidak ditanganku yang selalu terlukis padang diri 
	Tak bertuan, ranting tak berdaun
	Walau dihuni aneka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><!--[if gte mso 9]><xml>  <w :WordDocument>   </w><w :View>Normal</w>   <w :Zoom>0</w>   <w :PunctuationKerning/>   <w :ValidateAgainstSchemas/>   <w :SaveIfXMLInvalid>false</w>   <w :IgnoreMixedContent>false</w>   <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w>   <w :Compatibility>    <w :BreakWrappedTables/>    <w :SnapToGridInCell/>    <w :WrapTextWithPunct/>    <w :UseAsianBreakRules/>    <w :DontGrowAutofit/>   </w>   <w :BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w>   </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>  <w :LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156">  </w> </xml>< ![endif]--><!--[if !mso]><object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui></object> <style> st1\:*{behavior:url(#ieooui) } </style> < ![endif]--> &lt;!&#8211;  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:&quot;&quot;; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:&quot;Times New Roman&quot;; 	mso-fareast-font-family:&quot;Times New Roman&quot;;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} &#8211;&gt; <!--[if gte mso 10]> <style>  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:&#8221;Table Normal&#8221;; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:&#8221;"; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:&#8221;Times New Roman&#8221;; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} </style> < ![endif]--><br />
<p class="MsoNormal">Kini telah lunas</p>
	<p class="MsoNormal">Hutan firdaus dimata mayapada</p>
	<p class="MsoNormal">Tidak ditanganku yang selalu terlukis padang diri </p>
	<p class="MsoNormal">Tak bertuan, ranting tak berdaun</p>
	<p class="MsoNormal">Walau dihuni aneka belukar jenaka</p>
	<p class="MsoNormal">Dan rerumputan yang selalu tersenyum kekecutan</p>
	<p class="MsoNormal">Ada seribu Tanya, ketika ku menatap alis</p>
	<p class="MsoNormal">Yang hilang garis lengkungnya.</p>
	<p class="MsoNormal">Seolah tersembunyi di balik akar kemunafikan</p>
	<p class="MsoNormal">Yang menyodorkan emas berganti perak saat ku melaut</p>
	<p class="MsoNormal">Tidak juga aku!</p>
	<p class="MsoNormal">Seperti saja wajah yang sempat kulupakan</p>
	<p class="MsoNormal">Membelai kearifan</p>
	<p class="MsoNormal">Memberiku pergi dalam kekalutan</p>
	<p class="MsoNormal">Dalam keberpilihan</p>
	<p class="MsoNormal">Menatap zarah yang sempat ku basuh telapak kakinya</p>
	<p class="MsoNormal">Di kala malam purba datang kepangkuan</p>
	<p class="MsoNormal">Menjadi prisai</p>
	<p class="MsoNormal">Menjadi hijab</p>
	<p class="MsoNormal">Di mihrab peluh ratap dzikirku</p>
	<p class="MsoNormal">Dalam terpaan ampunanku</p>
	<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
	<p class="MsoNormal">Cimayang, Mei 2008</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/10/ratap/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Proses Wawancara Untuk Siswa Kita</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/proses-wawancara-untuk-siswa-kita/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/proses-wawancara-untuk-siswa-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 06:46:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Petualangan Kita</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/proses-wawancara-untuk-siswa-kita/</guid>
		<description><![CDATA[	Dalam proses pembelajaran&nbsp; wawancara dalam mencari berita,&nbsp; tentunya tidak langsung pada tataran kita mencari berita, tapi bagaimana kita perkenalkan siswa kita pada pelaku wawancara mungkin lebih dikenalnya wartawan. Dialah yang bertanggung jawab dalam meliput berita, namun pada kenyataannya ada saja wartawan yang tidak menjalankan fungsinya sebagai wartawan. Bagaimana dijelaskan oleh Kijing selaku redaktur Radar Junior, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p class="MsoNormal">Dalam proses pembelajaran&nbsp; wawancara dalam mencari berita,&nbsp; tentunya tidak langsung pada tataran kita mencari berita, tapi bagaimana kita perkenalkan siswa kita pada pelaku wawancara mungkin lebih dikenalnya wartawan. Dialah yang bertanggung jawab dalam meliput berita, namun pada kenyataannya ada saja wartawan yang tidak menjalankan fungsinya sebagai wartawan. Bagaimana dijelaskan oleh Kijing selaku redaktur Radar Junior, bahwa wartawan merupakan kontrol sosial. Wartawan harus sanggup mencari berita, mendapatkan berita, mengolahnya, dan menginformasikan pada halayak. Sehingga wartawan dapat dikatakan sebagai sumber informasi dari berbagai peristiwa yang tersaji di media massa, maupun media elektronik.</p>
	<p class="MsoNormal">Apabila fungsi wartawan terjalankan dengan baik, satu tugas yang sangat mulya telah ia kerjakan untuk kepentingan publik. Bagaimana tidak dikatakan mulya? ketika khalayak memerlukan informasi tentang pembunuhan misalnya, pembunuhan tersebut terjadi di Lampung dan orang yang dibunuh adalah orang Jakarta. Karena wartawan saat itu meliputnya dan keluarga korban membaca berita yang ditulis si wartawan tersebut, antara senang dan sedih saudaranya yang telah lama menghilang ternyata dibunuh orang. Mungkin kalau keluarga korban saat itu, tak membaca mencari kesana kemari berapa langkah telah terkorbankan, tapi dengan membaca berita tersebut keluarga korban menemukan saudaranya yang dicari walau tinggal raga yang tak bernyawa. Dalam istilah bahasa sunda <em>kapendak bugangna bae geus sukur daripada teu kependak sama sekali</em> (ketemu bangkainya saja sudah syukur tinimbang tidak diketemukan).</p>
	<p class="MsoNormal">Namun, tidaklah mudah bagi seorang wartawan dalam menjalankan tugasanya, butuh keberanian, baik fisik dan mental. Karena tidak sedikit wartawan yang bertugas memerlukan waktu 24 jam dalam kerjanya. Terbukti peristiwa yang menjadi jona liputan, tidak siang bahkan malam bisa mengusik tidur untuk sesaat, sehingga tersita waktu istirahatnya. Selain itu wartwan dibutuhkan keberanian yang mantap, ditempat liputan banyak sumber yang menjadi ancaman bagi dirinya, baik disaat meliput maupun sesudah meliput berita, apabila mendapatkan berita tetang kasus KKN. Apabila berita tersebut tayang, wartawan kadang kena intimidasi, dari pihak yang merasa nama baiknya telah dicemarkan dihadapan publik. Bagi wartawan yang tak kuat mentalnya mungkin sudah kena setruk atau tekanan jiwa, tapi bagi wartawan yang sudah berpengalaman.&nbsp; Mungkin hal seperti ini, dijadikan hal yang biasa dalam menjalankan tugasanya.</p>
	<p class="MsoNormal"><strong>Wartawan Bodrek</strong></p>
	<p class="MsoNormal">Akan tetapi, ada peristiwa yang berbalik dari kenyataan wartwan karena menyelewengkan tugas kewartawanannya. Tidak sedikit oknum wartawan yang mengintimidasi narasumber, ketika mewawancara narasumber karena kasus narasumber dianggap cukup serius contoh kasus korupsi. Ujung-ujungnya oknum wartawan minta duit walau tak memintanya, agar&nbsp; kasusnya tidak naik tayang. Nah ini onum wartawan dinamakan wartawan bodrek yang membahayakan khalayak yang berkepenting dan merugikan khalayak memerluka informasi penyalahgunaan uang rakyat. Tugas warawan seperti ini hanya pada tataran mencari berita dan mendapatkan berita saja. Menurut Kijing.</p>
	<p class="MsoNormal">Tingkah laku wartawan bodrek mencemarkan nama baik wartawan dimata masyarakat &nbsp;mengurangi kefungsian wartawan sebagai kontrol sosial. Selain itu, ada nilai kurang percaya serta mempersulit kerja wartawan di masyarakat karena wartawan oknum wartawan tersebut.</p>
	<p class="MsoNormal">Akan tetapi, satu kenikmatan dalam koran Radar Banten terdapat tulisan &ldquo;wartawan tidak menerima bingkisan apapun ketika menjalankan tugasnya&rdquo; semoga ini tidak sekedar motto untuk menarik perhatian publik, tapi sebuah langkah tugas wartawan akan kontrol sosial dalam menjalankan tugasnya. Sehingga terbangun kembali pada masyarakat Banten dan sekitarnya.</p>
	<div />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/proses-wawancara-untuk-siswa-kita/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Pelepah Singkong</title>
		<link>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/pelepah-singkong/</link>
		<comments>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/pelepah-singkong/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 06:43:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Puisi</category>
	<category>Petualangan Kita</category>
		<guid>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/pelepah-singkong/</guid>
		<description><![CDATA[	Siapa sangka pelepah dadap dan singkong dapat dijadikan modal keuletan Heri,&nbsp; menggeluti profesinya yang kini meroket dalam permintaan pelanggan pangkas rambutnya di kampung Bondol, kampung dimana telah memberikan kesempatan melihat dunia pana.&nbsp; Menurut penuturannya selama bulan ramadhan, Heri sempat mengantongi keuntungan sebesar 4 juta. Mungkin sangat mustahil, apabila Heri tidak mempunyai modal kepercayaan dari pelanggan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p class="MsoNormal"><span>Siapa sangka pelepah dadap dan singkong dapat dijadikan modal keuletan Heri,&nbsp; menggeluti profesinya yang kini meroket dalam permintaan pelanggan pangkas rambutnya di kampung Bondol, kampung dimana telah memberikan kesempatan melihat dunia pana.&nbsp; Menurut penuturannya selama bulan ramadhan, Heri sempat mengantongi keuntungan sebesar 4 juta. Mungkin sangat mustahil, apabila Heri tidak mempunyai modal kepercayaan dari pelanggan yang selalu bertambah, dari waktu kewaktu. Pasalnya Heri dalam mengerjakan profesinya mempangkas rambut dikerjakan oleh dirinya sendiri ini, ternyata lokasinya berada di pedesaan yang jauh dari perkotaan. Menurut pengakuan pelanggannya yang tak mengungkapkan namanya &ldquo; &nbsp;saya suka dengan tempatnya yang alami, tinimbang dipinggir jalan &nbsp;panas, udaranya berpolusi, lagi sumpek dengan asap dan debu mobil yang melintas&rdquo; ungkapnya dengan tawa. Mungkin itulah yang menjadikan modal ramain pangkas rambut Heri.</span></p>
	<p class="MsoNormal"><span>Akan tetapi, Heri yang perawakannya &ldquo;jangkung leutik&rdquo; (jangkung tapi badannya kecil red) ini memiliki sifat ramah pada pengunjung bahkan pada siapapun yang datang ketempatnya. Sifat keramahan ini, kadang melekat pada setiap orang yang datang ketempat pangkas rambutnya. Menurut penuturan Heri &ldquo;kalau lagi kumat yang datang tidak sekedar ingin pangkas rambut, tapi niatan untuk refresing, mengobati kepenatan otak, mengobati rasa <em>boring</em>. Kalau udah kaya gini paling saya suruh &nbsp;masak pisang goreng, itupun kalau ada. Ya kalau ga ada paling <em>liliweutan</em>&rdquo; dengan nada ngakak. Kedati demikian keroyalan Heri pada para pemuda ada saja yang ngomongin and ngomentarin, tapi menurutnya walau saya royal pada mereka ikhlas saya lakukan. Tandasnya</span></p>
  <span>Dengan keikhlasannya Heri menjadi lebih yakin dengan usahanya yang sedang dirintis saat ini. Heri mempunyai cita-cita mendirikan kios salon di kampung sendiri, dimana ia dilahirkan dan dimana ia dibesarkan oleh kedua orang tuanya. Dia ingin memberikan citra pada kampung halaman yang ia tinggali saat ini. Dia ingin menciptakan lapangan kerja di kampung halamannya, dia pun tak ada rasa untuk pergi meninggalkan kampung halamannya. Justru menurutnya yang paling nikmat adalah berada di kampung sendiri bersama keluarganya, berbagi kesedihan dan kesenangan disaat ada serta disaat diperlukan. Ia pun menuturkan untuk saat ini 70 persen sudah tercapi cita-citanya, tinggal mencari tanah yang tak jauh dari kampung, tepatnya yang ada di depan jalan. </span><br />
<div />
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/05/pelepah-singkong/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
