catatan perjalanan

July 8, 2009

Paruh Baja

Filed under: Puisi

<!– @page { margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>


Untuk Ibu Nenden Lilis

Di atas kepala mengepal

Mata melesat, tersenyum lepas

Dalam mimbar berbagi cerita, untai

demi untai menyibak layar negri ziran

Tanpa harap benih-benih padi siap tunai

di pematang.

Walau si kuda jantan miliknya terkulai

Dipungut bumi, di bungkus kapan

Yang lalu

Kini tinggal bersama lahat-lahat tak bertuan

Seperti saja usai berzarah memungut kata

Yang tak habis

dan sanggup melukisnya dari jaman ke jaman

Dengan paruh baja ia sulut apinya menyengat

cemburu para wanita

Yang tak sempat banyak diberi restu kakanda

Ia pun tersenyum ketika menatap langit sunggasanaNya.

Cisitu, Mei 2009

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://alabarokms.blogsome.com/2009/07/08/paruh-baja/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M