catatan perjalanan

May 10, 2009

Ratap

Filed under: Puisi

<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>

Kini telah lunas

Hutan firdaus dimata mayapada

Tidak ditanganku yang selalu terlukis padang diri

Tak bertuan, ranting tak berdaun

Walau dihuni aneka belukar jenaka

Dan rerumputan yang selalu tersenyum kekecutan

Ada seribu Tanya, ketika ku menatap alis

Yang hilang garis lengkungnya.

Seolah tersembunyi di balik akar kemunafikan

Yang menyodorkan emas berganti perak saat ku melaut

Tidak juga aku!

Seperti saja wajah yang sempat kulupakan

Membelai kearifan

Memberiku pergi dalam kekalutan

Dalam keberpilihan

Menatap zarah yang sempat ku basuh telapak kakinya

Di kala malam purba datang kepangkuan

Menjadi prisai

Menjadi hijab

Di mihrab peluh ratap dzikirku

Dalam terpaan ampunanku

 

Cimayang, Mei 2008

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://alabarokms.blogsome.com/2009/05/10/ratap/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M