catatan perjalanan

February 9, 2008

Demokrasi Gelisah

Filed under: Puisi

Demokrasi Gelisah

Saefullah Cavin Al-Abarokms

 

Seperti tak sempat terampungkan

Tugas-tugas yang ada

Karena para gelisah tak menunggu

Sudah menghujam, menelusuk

Dikala tak sampai terselesaikan

Habislah kesempatan untuk bermimpi

Malam kian bingung

Untuk beberapa menit kedetik jadi linglung

Saraf-saraf otak menjadi keram

Denyut berloncata menghantam pilar

Yang sedang dijernihkan.

Di situ berjuta masalah bertumpuk

Lagi-lagi para dedenyut

Berdemontrasi meminta ada penyelesaian

Memaksa saat itu

“kalau lah tidak!

Penjarahan jiwa-jiwa jernih di ruko-ruko

Menelusuri toko-toko

Mungkin selanjutnya moneter

Sang pemimpin mengumpulkan para hakim

Bersama dewan sidang

Tak sempat naik banding

Karena pamplet, sepanduk mengepung

Menangkap gerah para terdakwa

Dewan sidang memutuskan dari para saksi

Yang kena sangsi

Hakim menjatuhkan keputusan

Menilai perekonomian bersama politik

Perlu berjalan sebagaimana mestinya.

 

                                                Cisitu, Januari 2008

 

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://alabarokms.blogsome.com/2008/02/09/demokrasi-gelisah/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M